Senin, 02 Januari 2012

Audisi Antologi "CARA KYAI MENDIDIK KAMI"

Mengikutkan satu tulisan di buku perdananya Binta Almamba (Kisah Indah Santri Salafi), ikut heboh-hebohan cari endorser pula, sekaligus menjelang terbitnya buku Awy’ Ameer Qolawun (Catatan Cinta dari Mekkah) yang banyak bertutur kisah seputar pesantren; akhirnya memercikkan gagasan di kepala, untuk terwujudnya sebuah antologi bersama bertema: CARA KYAI MENDIDIK KAMI.


Melalui antologi ini teman-teman pesantren (atau yang pernah belajar di pesantren, walau sejenak, kilatan, liburan, ramadhanan) diharapkan untuk sharing pengalaman mengesankan selama berada dalam didikan Kyai (selama berada di pesantren).

Meskipun belum semua alumni pesantren bisa baik dan mampu menjadi solusi atas kompleksnya problem umat dan bangsa, setidaknya kita belum pernah dengar ada kasus tawuran antar pesantren, atau santri kalap lalu merusak bangunan pesantren.

Atau jenis kekurangsopanan yang lain yang kerap dilakukan pelajar formal semisal siswa yang terkadang suka melabeli guru dengan istilah yang kurang baik. Contohnya di sekolah formal ada guru yang diberi julukan: Pak Tepos (sebab kurus), Bu Donal (karena dinilai cerewet kayak Donal Bebek). Apalagi kalau dimarahi gurunya, bahkan bisa balik nggebuki. Nah, selama ini tak ada santri berani berbuat semacam itu terhadap Kyainya. Su'ul adab sama guru bisa menyebabkan ketidakberkahan ilmu. Jadi meski dimarahi di depan umum sekalipun, tak ada rasa dendam.


Sebuah misteri yang sangat unik sekaligus sensitif jika dieksplor ke dunia luar. Hal-hal seperti ini, ketundukan santri pada Kyai, bagaimana Kyai mendidik sehingga santri berpola pikir seperti itu, juga persambungan jiwa yang tak putus meski tak lagi belajar di pesantren yang ingin kami gali dan kami kumpulkan di antologi ini.


Juga, Antologi ini semoga saja bisa menjadi inspirasi bagi para guru juga para pengambil kebijakan dalam sistem pendidikan nasional, yang sampai kini masih banyak yang harus dibenahi. Sebagai sebuah bentuk kontribusi dan sumbangsih Pesantren untuk bangsa.

Dan bagi yang punya pengalaman manis tentang didikan Kyai ini, silahkan kirimkan tulisan kalian pada kami dengan ketentuan sebagai berikut :


Syarat Tulisan dan ketentuan;

1. Panjang naskah antara 3-4 halaman.

2. Ditulis di word atau disimpan dalam bentuk .doc dengan file name “Judul Naskah-Nama Penulis”

3. Di akhir tulisan di beri biodata narasi singkat (maksimal 80 kata) plus foto diri (jika ada)

4. Dikirim ke email alwyemran@gmail.com , cc jazhiem@gmail.com,

5. Subjek email : Antologi Santri-Kyai

5. Naskah diterima paling lambat 12 Rabiul Awwal 1433 H atau 4 Februari 2012 M

6. Wajib memposting info ini dan di tag ke 25 teman (sangat dianjurkan ke teman santri)

7. 30 Naskah yang lolos akan dibukukan di penerbit major/Indie

8. Karena ini audisi bukan kompetisi lomba maka tidak ada hadiah. Namun penulis berhak mendapatkan buku. (ketentuan pendapatan buku diatur kemudian)


Salam Santri


Awy’ Ameer Qolawun dan Jazimah al-Muhyi

2 komentar:

  1. salam kenal mba,,,
    apakah boleh tulisan dibuat dari pengalaman orang lain? karena saya tidak pernah mondok,,,

    BalasHapus
  2. wah coba tanya langsung ke panitia diemail itu

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak, semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^