Senin, 12 Desember 2011

Kalimat Efektif

by Ary Nilandari


Bisakah isi bacaan itu sampai kepada pembaca, kalau ia tidak diantarkan oleh kalimat-kalimatnya? Dari mana pembaca tahu tentang bagusnya isi itu sebelum membaca kalimat yang ada di sana? Dan mungkinkah isi karangan itu sampai kepada pembaca kalau disajikan dalam kalimat yang menyusahkan, kalimat yang maksudnya sukar ditangkap? (Abdul Razak, Kalimat Efektif)

Efektifkan kalimatmu, agar menghasilkan keterbacaan tinggi, cita rasa, dan kekuatan.


Contoh 1 (cukup sehari satu ya)

Tidak efektif: Walaupun hujan badai mendera, tetapi ia berjalan terus mencari putranya.

Efektif: Hujan badai mendera tetapi ia berjalan terus mencari putranya.

Efektif: Walaupun hujan badai mendera, ia berjalan terus mencari putranya.

Kalimat efektif mengandung kesatuan gagasan.


Contoh 2. Subjek/predikat eksplisit

Tidak efektif: Dengan memahami teori saja belum tentu melahirkan seorang penulis.

Efektif: Dengan memahami teori saja belum tentu lahir seorang penulis.

Efektif: Memahami teori saja belum tentu melahirkan seorang penulis.


Contoh 3. Keterangan harus ditempatkan dengan tepat.

Tidak efektif: Tahun ini royalti penulis baru saja dinaikkan. (ambigu)

Efektif: Royalti penulis tahun ini baru saja dinaikkan.

Efektif: Tahun ini royalti penulis-baru saja yang dinaikkan.

Kritislah terhadap pemakaian kata depan untuk menghasilkan kalimat efektif.


Contoh 4:

Tidak efektif: Dia menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya.

Efektif: Dia menceritakan pengalaman masa kecilnya.

Efektif: Dia bercerita tentang pengalaman masa kecilnya.

Berlaku juga untuk membicarakan/berbicara.

Kalimat efektif diwarnai kehematan. Hindari pemborosan kata berupa pleonasme, tautologi, dan prolixe.

Pleonasme: menggunakan kata yang maknanya sudah tercakup dalam kata sebelumnya.

Contoh 5

Tidak efektif: Ia menggelengkan kepala. "Bukan aku."

Efektif: Ia menggeleng. "Bukan aku." Pleonasme lainnya: menganggukkan kepala, naik ke atas, turun ke bawah, sejarah masa lalu. Ada lagi?

Tautologi: pengulangan gagasan yang sama dengan kata berlainan.


Contoh 6:

Tidak efektif: Ratu di negeri itu memerintah dengan arif lagi bijaksana.

Efektif: Ratu di negeri itu memerintah dengan arif.

Efektif: Ratu di negeri itu memerintah dengan bijaksana.

Prolixe: bertutur panjang lanjut. Ini sebenarnya bukan masalah terlampau banyak menggunakan kata, melainkan terlampau banyak mengutarakan perkara yang kecil-kecil sehingga mengaburkan pokok pembicaraan.


Contoh 7


Tidak efektif: Ia, selagi kami berdua berdiri di atas jembatan, bercakap-cakap tentang banyak hal dari soal makanan tradisional sampai acara festival, dan memandang perahu-perahu meluncur di bawah, melemparkan sesuatu ke dalam sungai.

Efektif: Selagi kami berdua berdiri di atas jembatan, bercakap-cakap dan memandang perahu-perahu meluncur di bawah, ia melemparkan sesuatu ke dalam sungai.


(Isi percakapan tentang makanan tradisional sampai acara festival bisa disampaikan pada kesempatan lain)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak, semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^